Oleh : Kak EL ( Sang Pandu )
Kegiatan Kursus Pelatih Pembina Pramuka.Mahir Lanjutan, adalah jenjang pendidikan kepramukaan tertinggi atau terakhir. Dimana seorang anggota Pramuka Dewasa sebelum memasuki jenjang KPL tentunya wajib melalui jenjang Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar ( KMD ), Kursus Pembina Pramuka MahirTingkat Lanjutan ( KML ), Kursus Pelatih Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar ( KPD ), dan tingkat akhir adalah Kursus Pelatih Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan ( KPL ).
Kursus Pelatih Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan ( KPL ) yang diselenggarakan oleh Kwarda DKI Jakarta selama 1 minggu atau 70 JP, bertempat di Hotel New Ayuda 2, Jl. Raya Puncak KM 70 , Mega Mendung Bogor, Jawa Barat,mulai Hari Kamis, 9 Desember 2021 sampai Rabu, 15 Desember 2021. Kegiatan tersebut diikuti para pelatih utusan 6 wilayah di DKI Jakarta sebanyak 48 peserta dengan rincian, sebagai berikut :
1.Kwarcab Jakarta Pusat sebanyak 8 peserta.
2.Kwarcab Jakarta Utara sebanyak 10 peserta.
3.Kwarcab Jakarta Barat sebanyak 10 peserta.
4.Kwarcab Jakarta Selatan sebanyak 10 peserta.
5.Kwarcab Jakarta Timur sebanyak 9 peserta.
6.Kwarcab Kep.Seribu sebanyak 1 peserta.
Kegiatan Kursus Pelatih Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan ini, diselenggarakan menggunakan dana APBD Provinsi DKI Jakarta, dengan pemimpin kursus ( PINSUS ) adalah Kak Neny Rahmawati, M.Pd. Kegiatan KPL Kwarda DKI Jakarta ini dapat dikatakan sebagai KPL yang istimewa, karena terakhir KPL dilaksanakan oleh Kwarda DKI pada tahun 2014, artinya sudah 7 tahun silam, KPL baru terselenggarakan kembali.
Pada saat pembukaan kegiatan KPL Kwarda DKI Jakarta oleh Ka, Pusdiklatnas Kak Dr. Drs. H. SIGIT MURYONO, BA., S.Pd., M.Pd., Kons.. Dalam kesempatan itu Kak Sigit memberikan arahan dan berbagi pengalaman, bagaimana seorang pelatih Pramuka mampu menjadi tauladan , contoh yang baik bagi orang sekitaranya. Seorang pelatih Pramuka berbeda dengan pelatih - pelatih olah raga. pelatih Pramuka adalah sosok yang akan mencetak kader - kader penerus bangsa yang benar - benar berlandaskan Pancasila.
( Upacara pembukaan KPL Kwarda DKI Jakarta )
Penyerahan Tunggul Pusdiklat kepada Pinsus
Para peserta KPL penuh antusias dan tertib sedang
mendengarkan arahan dari Ka. Kwarda DKI Jakarta .
Kak Sodikun : Ketua Panitia Pelaksana KPL
Selama kegiatan para peserta Kursus Pelatih Lanjutan , sangat antusias dan penuh semangat. Tidak ada kata bersantai - santai demi menjadi pelatih Paripurna. Semboyan " Maju Bersama dan Lulus Bersama" memacu persaudaraan dan kekuatan KORSA. Tak terkecuali pada saat ka.Kwrada DKI jakrta Kak Fadjar Panjaitan hadir menyemangati para peserta KPL. Setidaknya senyum ramah dan motivasi dari Kak Fadjar panjaitan menambah imun dan mengobarkan semangat pantang menyerah selama mengkuti KPL Kwarda DKI , Jakarta. Pelatih - pelatih handal yang tergabung dalam KOPRS Pelatih Kwartir Nasional, seperti :
1. Kak Widya
2.Kak Haji Mustofa.
3.Kak Irwan
4. Kak Ratna
5. Kak Agus Thamran
6. Kak Hendro Suyono
7.Kak Neny Rahmawati
Tidak henti - hentinya memberikan motivasi dan suport agar para peserta kursus kuat , sehat, dan bersinergi dalam kegiatan KPL. Salah satu bentuk penyemangat yang diberikan selama Kursus antara lain, Reward yang diberikan oleh Kak M.Zarkasi selaku Ka. Pusdiklatda sekaligus selaku Konsultan kegiatan KPL Kwarda DKI tahun 2021. Kak M.Zarkasi selalu memberikan hadiah kepada para peserta yang mampu menjawab pertanyaan yang beliau lontarkan.
Peran serta cinta Kak Muhamad Zarkasi, SH., MH., M.Si terhadap Pramuka, khususnya Kwarda DKI Jakarta bukan hanya jargon di bibir saja, tetapi beliau menumpahkan segala ide dan segala gagasan untuk Pramuka, Kwarda DKI Jakarta. Salah satu bukti yang di loaunching bersamaan di kegiaan KPL Kwarda DKI Jakarta adalah " SULUK BINA JAYA ". Suluk adalah sebuah kata yang berasal dari Fasluki, dalam Surat An - Nahl ( 16 ) ayat 69 yang artinya menempuh jalan menuju Rabb atau Tuhan. jalan tertinggi spiritual . Diharapkan semua pelatih Pramuka senantiasa mengingat Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, dalam setiap amal perbuatannya.
Pada malam terakhir peserta KPL menjadi saksi hidup dan pelaku sejarah kepramukaan di Kwarda DKI Jakarta, para pelatih dan seluruh peserta KPL menanda tangani lounchingnya " SULUK BINA JAYA," buah karya anak negeri " Kak Muhamad Zarkasih, SH.,MH.,M.Si. Setelah penanda tanganan kesepakatan SULUK BINA JAYA, Kak Muhamad Zarkasih , menyerahkan SULUK BINA JAYA secara langsung kepada Kak Irwan Febriansyah, selaku Waka Binawasa , Kwarda DKI Jakarta.
Kursus Pelatih Pembina Pramuka Mahir Tingkat lanjutan ( KPL ) yang diselenggarakan Kwarda DKI Jakarta, mengangkat tema kekinian, yaitu profil Pelajar pancasila. Dalam bentuk kepelatihannya, peserta dikelompokan menjadi 6 kelompok. masing - masing kelompok menunjukan karakter dan kompetensi Profil Pelajar Pancasila, yaitu :
1. Kelompok Iman dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa ( IMTAQ ).
2. Kelompok Nalar Kritis ( NAKRIT )
3. Kelompok Mandiri.
4. Kelompok Kreatif.
5. Kelompok Gotong - Royong.
6. Kelompok Kebhinnekaan Global
Dengan menyandang 6 karakter profil Pelajar pancasila, lulusan KPL Kwarda DKI menjadi agen perubahan, bukan hanya dari segi intlektualitas tetapi dibidang , sosial juga mampu berkolaborasi dengan semua elemen lapisan masyarakat.
Semua jenis kegiatan selama KPL bukan hanya teori semata, enam kelompok yang mewakili karakter profil Pelajar pancasila, diberikan pengetahuan MITIGASI dan TANGGAP bencana. Mitigasi adalah suatu kepekaan dan kemampuan tanggap darurat sedangkan tanggap bencana adalah bentuk aplikasi di mana para peserta KPL mendidkasikan diri baik secara perorangan ataupun pribadi saat ada bencana alam atau bencana - bencana lainnya. Sekenario kegiatan dibungkus dalam bentuk simulasi tanggap bencana gempa bumi, tsunami, banjir, erupsi gunung berapi, dan angin puting beliung.
Kegiatan KPL Kwarda DKI Jakarta tahun 2021, dinyatakan selesai dengan hasil akhir 48 peserta KPL dinyatakan LULUS 100 %. Lagi- lagi, para pelatih dan panitia memberikan kejutan kepada seluruh peserta dengan membawa peserta KPL ke Wisata Rafting Sungai Cisadane, Cijeruk, Jawa Barat, tidak tanggung - tanggung para pelatih memilih rute sepanjang 7 KM , dengan 4 jeram yang akan dihadapi oleh setiap peserta rafting. Kegiatan ini tidak hanya sebagai pelepas lelah saja. Kegiatan rafting pada dasarnya sebuah kegiatan yang dipilih dengan tujuan sejauh mana para peserta KPL mampu mengaplikasikan Management resiko , ini sebuah kegiatan out door yang tidak hanya membutuhkan keberanian, tetapi juga membutuhkan kerja sama tim satu perahu karet. Siapa sebagai penyeimbang perahu, siapa sebagai penyemangat saat ada salah satu peserta ketakutan dan putus asa. Justru kegiatan rafting ini menyulutkan kebersamaan KORSA , saling memahami dan saling menjaga satu dengan lainnya.
Kegembiraan terlihat dari wajah - wajah para peserta juga kakak - kakak pelatih KPL. Akhirnya, semoga para alumni KPL Kwarda DKI Jakarta tahun 2021, menjadi pelatih Paripurna yang handal dan bermartabat. ' IKHLAS BAKTI BINA BANGSA , BERBUDI BAWA LAKSANA".
( Ditulis Oleh Pelatih paripurna KPL Kwarda DKI Jakarta dengan bimbingan online dari Kak Hendro Suyono, selaku pelatih pendamping Penulis. semoga karya ini menjadikan bukti jika alumni KPL Kwarda DKI Jakarta benar _ benar agen peubahan yang lebih baik , lagi. )
Salam pramuka, tak banyak peserta yang mau dan siap menyampaikan hasil kegiatan yang dipublikasikan melalui media elektronik seperti blog, dll, terima kasi kak El...yang telah menuliskan hasil kegiatannya, ini merupakan bagian dari evaluasi, baik dan buruknya sebuah kegiatan akan menjadi rool model perbaikan selanjutnya...salam pramuka...
BalasHapus